Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

Dr. Sungkowo Menutup Workshop Bahan Ajar dan Ujian Berbasis ICT Angkatan 2

Wednesday Pon, 20 June 2007 — Kegiatan, Pendidikan

Pada hari Sabtu tanggal 16 Juni 2007, Direktur Pembinaan SMA Dr. Sungkowo menutup secara resmi kegiatan pengembangan bahan ajar dan ujian berbasis ICT di wisma Ever Green Puncak Cisarua Bogor. Dalam sambutannya mengatakan bahwa icon SMA adalah IT (Information Technology). Tanpa IT sebuah SMA tidak menunjukkan ciri sebagai SMA. Diharapkan para peserta yang bagus adalah peserta yang memiliki ketrampilan yang baik walaupun keberhasilannya sangat bervariasi. Perbedaan itu akan menjadi sebuah tantangan para guru dilapangan (di sekolah masing) mengingat tuntutan dan perkembangan hal tersebut memotivasi seluruh peserta Workshop untuk ikut mengembangkan ICT di daerah masing masing.


Workshop Bahan Ajar dan Ujian Berbasis ICT

Peserta yang ada di sini adalah peserta yang diambil dari sekolah rintisan lokal untuk kategori sekolah mandiri dengan harapan Dinas akan membuat sistem dengan guru-guru yang sudah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi fasilitator di sekolah masing-masing.Kegiatan ini akan dilanjutkan untuk berkomunikasi antar peserta sekolah atau peserta dengan Dinas dimana dengan adanya komunikasi ini dapat meningkatkan kualitas guru dan sekolah dalam penguasaan IT juga sebagai salah satu kompetensi yang harus di miliki oleh seorang guru.

  1. Dengan menguasai IT guru dapat memotivasi siswa agar dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan sesuai dengan minat dan kemampuannya.
  2. Seorang guru memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu sekolah dan dirinya seperti mutu keimanan aklak dan budi pekerti luhur.
  3. Memiliki kualifikasi akademik yang sesuai dengan bidang yang akan diajarkan di sekolah sehingga menjadi guru yang profesional.

Berbicara tentang mutu berarti berbicara tentang proses pembelajaran dengan metode berbasis IT, dengan menguasai IT kita tidak akan tertinggal dengan dari sekolah lain, maka harapan dari Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah mulailah ditanamkan agar anak-anak mencintai IT dan gunakanlah IT sebagai sumber belajar agar wawasan guru dan anak bertambah. Anak akan senang bila diberi tugas dengan IT karena menyediakan berbagai sumber belajar. Banyak perangkat lunak (software) yang tersedia di pasaran dapat dijadikan sumber belajar dan ini adalah salah satu cara untuk para guru meningkatkan kualitas diri dan berlatih menggunakan IT.

Saat ini sudah ada program kemitraan dengan nama Sister School. Program kemitraan ini dapat menambah kualitas sekolah kita masing-masing. Program kemitraan ini tidak berarti sekolah yang satu lebih baik dari sekolah yang lain, yang lebih ditekankan adanya pertukaran informasi untuk memperbaiki kualitas sekolah kita masing-masing.

Selamat jalan kepada “Guru-guru tangguh” yang akan kembali ke daerah dan diharapkan tetap ada komunikasi antar guru dengan Dinas untuk perkembangan kearah kemajuan.

7 tanggapan

  1. Rawoyo — 18 August 2007 pukul 10:40 WIB

    Kami sebenarnya sangat berterima kasih atas pelaksanaan Workshop ICT di Hotel Ever Green, hanya karena kemampuan dasar kami dalam ICT yang rendah dan daya dukung dari SDM sekolah yang kurang. Kami justru semakin bingung, langkah awal bagaimana yang harus kami lakukan?

  2. Rawoyo — 18 August 2007 pukul 10:47 WIB

    Kami juga ingin tahu, Website untuk kurikulum dan Materi TIK (yang berupa gambar tampilan)

  3. adolf jorgen — 11 October 2007 pukul 9:21 WIB

    Kami guru TIK Pada SMA Negeri 2 Kei Kecil Tual Maluku Tenggara yang merupak peserta diklat ict angkatan ke-2 2007 . saya baru bisa memberi tanggapan pada waktu sekarang karena memang di satu sisi kami sangat merindukan perkembangan ini tapi di lain sisi kami mengalami banyak kendala akibat dari letak geografis dan dana. harapan kami bahwa kegiatan ini perlu di tindak lanjuti dengan kegiatan2 sejenis lainnya yang di harapkan dapat melibatkan kami lagi untuk lebih memantapkan keahlian serta penguasaan di bidang ict. terima kasih para fasilitator2 serta semua pihak yang telah membantu kami.

  4. novita — 24 November 2007 pukul 14:28 WIB

    Kebutuhan IT saat ini memang sudah tidak disanggsikan lagi. kebetulan di sekolah tempat kami bernaung untuk fasilitas mungkin sudah dapat dikatakan memadai jika dibandingkan dengan sekolah lain. yang jadi persoalan adalah SDM yang notabene tidak punya background IT. Perlu kerja keras untuk dapat mewujudkan cita-cita sekolah yang mempunyai icon di bidang IT. kebetulan kami mengajar di MTs Mu’allimaat Muh Yk yang bebarapa waktu lalu sempat mengundang ibu waka kurikulum (maaf namanya lupa) untuk membeberkan masalah KTSP. disinggung juga tentang pentingnya penguasaan teknologi bagi guru. Jujur saja, tidak semua guru di tempat kami mahir komputer. apalagi memahami IT. Namun hal itu tidak menjadikan pihak sekolah putus asa. pelatihan demi pelatihan dilaksanakan. dari pelatihan mengetik dengan Ms Word, Excel, sampai ke pelatihan E-learning.

    kami sangat penasaran untuk dapat melihat secara langsung penggunaan IT dalam proses pendidikan di SMU N 7. jika diperkenankan mungkin ini bisa menjadi pengetahun sekaligus bahan perbandingan bagi kami tentang apa yang sudah kami lakukan selama ini.

    terima kasih

  5. Joni Hendri — 4 January 2008 pukul 15:19 WIB

    selamat buat pak Syukri, pak dari mana bpak dapat info mengenai hasil lomba pembuatan media ajar 2007 soalnya saya juga ikut. kalau boleh kirimkan dong hasil karyanya ke hendrijoni@yahoo.co.id
    sya peserta diklat tahap 2 di cisarua pak.

  6. Joni Hendri — 4 January 2008 pukul 15:26 WIB

    salam sejahtera pak Tunjanan apa kabare ? ingat saya dari SMA N 3 PAYAKUMBUH.

  7. Kamaludin — 13 September 2008 pukul 12:00 WIB

    Kepada Yth:
    Panitia Pelatihan bahan ajar dan bahan ujiat IT 2007 Cisarua Bogor

    Saya berangkat ke Cisarua dengan pengetahuan IT nol besar, modalnya cuma bisa word dan exel sedikit aja. dan waktu itu internet di sekolah kami belum ada, akibatnya selesai pelatihan internetnya ya… selesai (MATI SURI), tetapi untuk pembelajaran di kelas ada kemajuan yang cukup signifikan. Sejak 3 bulan yang lalu sekolah kami sudah akses internet. Semangat IT yang mati suri tadi muncul kembali dan ahirnya kutemukan web ini. Mohon maaf pada semua instruktur atas tidak konsistennya muridmu ini, tetapi ilmu yang anda berikan secara ikhlas kepada kami PASTI pahalanya akan mengucur bak air dari pancuran, ketika ilmu ini kami amalkan kepada murid-murid kami….. insyaallah.
    Maaf pak..? sampai sekarang kami berdua Kamaludin dan Totok Yuniwanto dari SMAN I Arjasa Jember Jatim, BELUM MENERIMA SERTIFIKAT penataran tersebut. Mohon dikirim atau informasinya melalui email saya tsb.
    Demikian, terima kasih dan SALAM ICT…. Yes!!

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: