<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)</title>
	<atom:link href="http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php</link>
	<description>Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 May 2012 13:24:51 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: hamdi</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2953</link>
		<dc:creator>hamdi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 07:54:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2953</guid>
		<description>salam sahabat, menarik sekali berbicara tentang sistem pendidikan di indonesia. tanpa sengaja mampir dan terfikir ingin ikut berpartisipasi dalam menyumbang kritik dan saran. well   
     berhubungan dengan KTSP yang di kaitkan dengan sistem pendidikan ini seharusnya pemerintah jeli dengan apa pokok permasalahan yang ada di indonesia ini.. apalagi yang berkaitan dengan pendidikan sebagai penentu masa depan dengan ruang lingkup pribadi itu sendiri dan lebih besar lagi adalah penentu masa depan negara.
     alangkah baiknya jikalau pemerintah tidak mengejar standar pendidikan secara mutlak untuk mencapai persaingan nasional maupun global , tetapi lebih mengarahkan pendidikan itu sendiri agar tepat sasaran dan bisa menutupi kekurangan2 yang ada di indonesia ini. karena menurut saya standar pendidikan itu bukanlah harga mati atau satu2nya jalan buat pembangunan nasional dan itu hanyalah sebuah sistem yang sebenarnya penunggang mutlaknya adalah manusia. dari itu sebaiknya pemerintah harus berfikir luas dulu tentang dampak yang akan terjadi dalam  perubahan sistem tersebut.
     jadi inti yang ingin saya sampaikan di sini adalah alangkah baiknya pemerintah tidak selalu mengubah sistem pendidikan di indonesia melainkantetap konsisten dengan sistem yang ada sekarang sehingga memberi kesempatan ke setiap daerah maupun lembaga pendidikan itu sendiri untuk menganalysis permasalahan yang ada di daerahnya dan menempatkan pendidikan agar tepat sasaran sesuai dengan apa yang di butuhkan daerah atau negara ini sendiri.
mohon maaf atas komentar yang dangkal ini,  perlu kritik dan saran untuk meluruskan maksud di atas trimakasih...^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam sahabat, menarik sekali berbicara tentang sistem pendidikan di indonesia. tanpa sengaja mampir dan terfikir ingin ikut berpartisipasi dalam menyumbang kritik dan saran. well<br />
     berhubungan dengan KTSP yang di kaitkan dengan sistem pendidikan ini seharusnya pemerintah jeli dengan apa pokok permasalahan yang ada di indonesia ini.. apalagi yang berkaitan dengan pendidikan sebagai penentu masa depan dengan ruang lingkup pribadi itu sendiri dan lebih besar lagi adalah penentu masa depan negara.<br />
     alangkah baiknya jikalau pemerintah tidak mengejar standar pendidikan secara mutlak untuk mencapai persaingan nasional maupun global , tetapi lebih mengarahkan pendidikan itu sendiri agar tepat sasaran dan bisa menutupi kekurangan2 yang ada di indonesia ini. karena menurut saya standar pendidikan itu bukanlah harga mati atau satu2nya jalan buat pembangunan nasional dan itu hanyalah sebuah sistem yang sebenarnya penunggang mutlaknya adalah manusia. dari itu sebaiknya pemerintah harus berfikir luas dulu tentang dampak yang akan terjadi dalam  perubahan sistem tersebut.<br />
     jadi inti yang ingin saya sampaikan di sini adalah alangkah baiknya pemerintah tidak selalu mengubah sistem pendidikan di indonesia melainkantetap konsisten dengan sistem yang ada sekarang sehingga memberi kesempatan ke setiap daerah maupun lembaga pendidikan itu sendiri untuk menganalysis permasalahan yang ada di daerahnya dan menempatkan pendidikan agar tepat sasaran sesuai dengan apa yang di butuhkan daerah atau negara ini sendiri.<br />
mohon maaf atas komentar yang dangkal ini,  perlu kritik dan saran untuk meluruskan maksud di atas trimakasih&#8230;^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SUDIRMAN</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2945</link>
		<dc:creator>SUDIRMAN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2012 07:48:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2945</guid>
		<description>sy salut atas usaha pak bandono yang membuat blog untuk ktsp, semoga semua guru dapat memetik manfaat dari usaha bapak ini
pak sayamengajar di sd yang jauh dari kota, untungnya ada teman yang mempunyai alat yang sy bisa pakai seperti ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy salut atas usaha pak bandono yang membuat blog untuk ktsp, semoga semua guru dapat memetik manfaat dari usaha bapak ini<br />
pak sayamengajar di sd yang jauh dari kota, untungnya ada teman yang mempunyai alat yang sy bisa pakai seperti ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SUDIRMAN</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2944</link>
		<dc:creator>SUDIRMAN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2012 07:44:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2944</guid>
		<description>sy kepala sekolah akan membuat kurikulum, namun terkendala oleh bahan, mohn dikirimkan dokumen ktsp untuk sd</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy kepala sekolah akan membuat kurikulum, namun terkendala oleh bahan, mohn dikirimkan dokumen ktsp untuk sd</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Arifin Yudhistira</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2935</link>
		<dc:creator>Ahmad Arifin Yudhistira</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2012 13:57:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2935</guid>
		<description>Saya adalah Guru SD di wilayah Pedalaman Sungai Mahakam, tepatnya di SDN No. 005 Long Mesangat, Desa Sumber Sari Kecamatan Long Mesangat Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. KTSP memang harus disusun berdasarkan karakteristik wilayah di mana kita berada. Akan tetapi yang namanya kurikulum saat ini, kalau saya menilai, masih lebih baik yang dahulu. Kurikulum 1976. Yang saya harapkan dari Kurikulum KTSP apalagi dibasiskan dengan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB), semakin semrawut. PBKB itu kan sudah terimplentasi dalam Mata Pelajaran PKn dan Agama. Yang perlu diberikan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa itu justru Guru-gurunya dan bukan siswa-siswinya. Kalau Guru itu berbudaya dan berkarakter, maka produk yang dihasilkan pasti akan bermutu seperti yang diharapkan. Kebanyakan... semuanya lho,....Guru-guru saat ini, apalagi yang sudah berstatus PNS, yang mereka harapkan hanya Gaji dan Tunjangan ini dan itu, Praktik sebagai Guru yang sebenarnya hanya mitos. Datang pagi, absen, mengajar, istirahat, masuk lagi, pulang. Rutinintas inilah yang setiap saat kita temui. Habis pulang mengajar, ada yang berkebun, ada yang berladang, ada yang bisnis ini bisnis itulah, akhirnya badan capek dan malam pun tiba...Tidur. Besok terulang kembali. Tidak ada persiapan mengajar mengajar. Masuk kelas hanya membawa Buku Teks Pelajaran. Mengajar seadanya. Bagaimana siswanya bisa pandai? Pemerintah mestinya mengawasi secara ketat bagaimana pelaksanaan kerja para Guru di Indonesia. Apalagi yang sudah bersertifikasi dan menyandang gelar Guru Profesional. Kalau dihitung-hitung nih, Gaji Guru Gol III saja sudah mencapai hampir Rp 3 jutaan, belum lagi ditambah dengan tinjangan-tunjangan lainnya. Tapi, saya sadar bahwa menjadi seorang Guru tidaklah mudah. Sukses buat teman-teman Guru di Indonesia yang telah menjalankan tugas sesuai dengan hati nurani untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. (mohon maaf kalau komentarnya agak kacau).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah Guru SD di wilayah Pedalaman Sungai Mahakam, tepatnya di SDN No. 005 Long Mesangat, Desa Sumber Sari Kecamatan Long Mesangat Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. KTSP memang harus disusun berdasarkan karakteristik wilayah di mana kita berada. Akan tetapi yang namanya kurikulum saat ini, kalau saya menilai, masih lebih baik yang dahulu. Kurikulum 1976. Yang saya harapkan dari Kurikulum KTSP apalagi dibasiskan dengan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB), semakin semrawut. PBKB itu kan sudah terimplentasi dalam Mata Pelajaran PKn dan Agama. Yang perlu diberikan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa itu justru Guru-gurunya dan bukan siswa-siswinya. Kalau Guru itu berbudaya dan berkarakter, maka produk yang dihasilkan pasti akan bermutu seperti yang diharapkan. Kebanyakan&#8230; semuanya lho,&#8230;.Guru-guru saat ini, apalagi yang sudah berstatus PNS, yang mereka harapkan hanya Gaji dan Tunjangan ini dan itu, Praktik sebagai Guru yang sebenarnya hanya mitos. Datang pagi, absen, mengajar, istirahat, masuk lagi, pulang. Rutinintas inilah yang setiap saat kita temui. Habis pulang mengajar, ada yang berkebun, ada yang berladang, ada yang bisnis ini bisnis itulah, akhirnya badan capek dan malam pun tiba&#8230;Tidur. Besok terulang kembali. Tidak ada persiapan mengajar mengajar. Masuk kelas hanya membawa Buku Teks Pelajaran. Mengajar seadanya. Bagaimana siswanya bisa pandai? Pemerintah mestinya mengawasi secara ketat bagaimana pelaksanaan kerja para Guru di Indonesia. Apalagi yang sudah bersertifikasi dan menyandang gelar Guru Profesional. Kalau dihitung-hitung nih, Gaji Guru Gol III saja sudah mencapai hampir Rp 3 jutaan, belum lagi ditambah dengan tinjangan-tunjangan lainnya. Tapi, saya sadar bahwa menjadi seorang Guru tidaklah mudah. Sukses buat teman-teman Guru di Indonesia yang telah menjalankan tugas sesuai dengan hati nurani untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. (mohon maaf kalau komentarnya agak kacau).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mini</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2871</link>
		<dc:creator>mini</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 03:10:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2871</guid>
		<description>hahha! :O http://www.facebook.com.99238542.tk/Image-NHG4y7j.jpeg</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahha! :O <a href="http://www.facebook.com.99238542.tk/Image-NHG4y7j.jpeg" rel="nofollow">http://www.facebook.com.99238542.tk/Image-NHG4y7j.jpeg</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mini</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2870</link>
		<dc:creator>mini</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 03:06:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2870</guid>
		<description>hahha! :O http://www.facebook.com.99238542.tk/Image-NXL3m5m.jpeg</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahha! :O <a href="http://www.facebook.com.99238542.tk/Image-NXL3m5m.jpeg" rel="nofollow">http://www.facebook.com.99238542.tk/Image-NXL3m5m.jpeg</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sri Kurniatin S</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2785</link>
		<dc:creator>Sri Kurniatin S</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 04:18:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2785</guid>
		<description>Assalamualaikum pak Bandono, saya guru fisika sma di kota Bandung. saya tertarik dengan contoh KTSP buku I dari SMAN 7 Yogyakarta kalau boleh saya ingin tahu lebih jauh dan deteil isi dari BAB III sebagai bahan perbandingan dan mudah mudahan selanjutnya kita bisa bertukar informasi. Bila bapak tidak berkeberatan bisa tolong mengirimkan isi dari BAB III KTSP buku I tersebut ke email saya , sebelumnya saya haturkan terimakasih. wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum pak Bandono, saya guru fisika sma di kota Bandung. saya tertarik dengan contoh KTSP buku I dari SMAN 7 Yogyakarta kalau boleh saya ingin tahu lebih jauh dan deteil isi dari BAB III sebagai bahan perbandingan dan mudah mudahan selanjutnya kita bisa bertukar informasi. Bila bapak tidak berkeberatan bisa tolong mengirimkan isi dari BAB III KTSP buku I tersebut ke email saya , sebelumnya saya haturkan terimakasih. wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sri Kurniatin S</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2784</link>
		<dc:creator>Sri Kurniatin S</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 04:15:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2784</guid>
		<description>Yang bapak tulis sangat menarik, walaupun hal tsb baru merupakan kerangka awal yg diperlukan tean work KTSP di tingkat satuan pendidikan dalam membuat buku I , walaupun mungkin dalam pembuatan KTSP harus didahului dengan pembuatan analisa kenteksnya. Selamat dan sukses untuk SMAN 7 Yogyakarta</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang bapak tulis sangat menarik, walaupun hal tsb baru merupakan kerangka awal yg diperlukan tean work KTSP di tingkat satuan pendidikan dalam membuat buku I , walaupun mungkin dalam pembuatan KTSP harus didahului dengan pembuatan analisa kenteksnya. Selamat dan sukses untuk SMAN 7 Yogyakarta</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sri Kurniatin S</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2783</link>
		<dc:creator>Sri Kurniatin S</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 04:06:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2783</guid>
		<description>Assalamualaikum pak Bandono, saya guru fisika sma di kota Bandung. saya tertarik dengan contoh KTSP buku I dari SMAN 7 Yogyakarta kalau boleh saya ingin tahu lebih jauh dan deteil isi dari BAB III sebagai bahan perbandingan dan mudah mudahan selanjutnya kita bisa bertukar informasi. Bila bapak tidak berkeberatan bisa tolong mengirimkan isi dari BAB III KTSP buku I tersebut, sebelumnya saya haturkan terimakasih. wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum pak Bandono, saya guru fisika sma di kota Bandung. saya tertarik dengan contoh KTSP buku I dari SMAN 7 Yogyakarta kalau boleh saya ingin tahu lebih jauh dan deteil isi dari BAB III sebagai bahan perbandingan dan mudah mudahan selanjutnya kita bisa bertukar informasi. Bila bapak tidak berkeberatan bisa tolong mengirimkan isi dari BAB III KTSP buku I tersebut, sebelumnya saya haturkan terimakasih. wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eti sulastri</title>
		<link>http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan.php/comment-page-2#comment-2670</link>
		<dc:creator>eti sulastri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 15:02:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bandono.web.id/2007/09/25/menyusun-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikan/#comment-2670</guid>
		<description>Assalammualaikum.
saya setuju sekali apa yang bapak utarakan, memang benar dalam prosedur pembuatan KTSP itu seharusnya kita duduk bersama dengan mitra satuan pendidikan untuk memikirkan sekolah mau dijadikan apa dan bagaimana, itu memerlukan masukan -masukan dari semua pihak karena KTSP merupakan dari kita,oleh kita, dan untuk kita.


Mohon maaf apabila katanya kurang berkenan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum.<br />
saya setuju sekali apa yang bapak utarakan, memang benar dalam prosedur pembuatan KTSP itu seharusnya kita duduk bersama dengan mitra satuan pendidikan untuk memikirkan sekolah mau dijadikan apa dan bagaimana, itu memerlukan masukan -masukan dari semua pihak karena KTSP merupakan dari kita,oleh kita, dan untuk kita.</p>
<p>Mohon maaf apabila katanya kurang berkenan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

