Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

TIM KTSP SKM SMAN 7 Yogyakarta Adakan IHT di Kabupaten Nunukan (Kalimantan Timur)

Monday Legi, 10 December 2007 — Kegiatan, Pendidikan

Tim KTSP dan SKM SMA Negeri 7 Yogyakarta yang terdiri dari Drs. Bandono, MM (Koordinator TIK), Amudiono, S.Pd. (Fasilitator Nasional), dan Widya Astuti (Wakil Kepala Sekolah Humas) pada hari Kamis Wage tanggal 8 November 2007 bertolak ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur mengembang misi sekolah untuk memberikan pengalamannya sebagai minipiloting KBK sampai dengan KTSP dan SKM bertempat di SMA Negeri 1 Nunukan sebagai tempat pelaksanaan IHTnya.

Untuk menuju ke lokasi sasaran, tim harus berganti-ganti alat transportasi start dari Jogjakarta naik kereta dari stasiun tugu pukul 16.00 WIB menuju surabaya turun distasiun Gubeng tepatnya pukul 20.00 WIB kita dijemput oleh saudaranya bu Widya, mas Arief dan keluarganya, kemudian kami diajak putar-putar kota Surabaya sesampai dekat kampus UBAYA kita diajak makan soto ayam khas Surabaya waenak tenan dasar perut lapar masing-masing habis 2 mangkuk dengan tehnya ginastel. Setelah puas dengan soto kita numpang tidur dirumah mas Arief.

Pagi hari dengan suasana kota Surabaya yang belum macet tepat pukul 07.00 WIB kita diantar mas Arief dengan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya kami menuju Bandara Internasional Juanda, yang terletak di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo yang jaraknya 20 km sebelah selatan kota Surabaya. Bandara ini memiliki panjang landasan 3000 meter. Bandara Juanda yang baru memiliki luas sebesar 51.500 m², atau sekitar dua kali lipat dibanding terminal lama yang hanya 28.088 m². Bandara baru ini juga dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir seluas 28.900 m² yang mampu menampung lebih dari 3.000 kendaraan.

Disaat penantian menunggu keberangkatan di Bandara Internasional Juanda kami bertiga menikmati soto 1 piring untuk berdua dengan bu Widya karena ibu saya ini lapar berat aku gak kebagian soto dengan harga Rp. 31.000,00 kami cukup minum Aqua Botol Rp. 15.000,00 dan pak Amoed minum secangkir kopi Rp 10.000 wah kalau untuk ngangkring ketempat pak min atau pak man bisa untuk 10 orang tapi ya kita bayar namanya aja kita jajan untuk menghilangkan kejenuhan sambil nunggu keberangkatan pesawat.

Kopi sepuluh ewu

Dalam perjalanan menuju Nunukan kita melewati Balikpapan dan Tarakan dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air sampai di Tarakan kami menikmati bakso angkringan didepan bandara karena di dalam bandara kantin sudah tutup dengan cuci mangkok sendiri, cuci sendok sendiri wenak tenan dasar kelaparan terutama simbok saya Widya.

Bakso

Untuk menuju Kabupaten Nunukan kami ganti lagi pesawat Trigana Air tepat jam 16.00 sangat melelahkan perjalanan kami tapi menyengkan sampai bandara Jawata kami dijemput Pak Maripada menuju Hotel Laura Milik Bapak H. Abdul Hafid Achmad (Bupati Nunukan).

Foto di dalam pesawat

Dihari Sabtu dan Minggu tanggal 7 dan 8 November 2007 tim mulai bekerja membagi pengalaman dengan teman-teman guru SMA dan MAN yang ada di Kabupaten Nunukan tentang pengelolaan KTSP dan mengarah SKM dengan materi Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Pengembangan silabus, Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), Pengembangan bahan ajar, Pengembangan Program Muatan Lokal, Model pengembangan diri, model-model pembelajaran yang efektif, rancangan penilaian hasil belajar, Sistem penilaian dalam KTSP, Pengembangan bahan ujian, cara menentukan kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan Penyusunan Laporan Hasil Belajar (LHB) peserta didik. Sebelum kegiatan tersebut didahului upacara pembukaan yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan. Dilanjutkan penyerahan dokumen.

Pembukaan IHT

Selama 2 hari dari jam 08.00 sampai dengan jam 17.00 waktu Nunukan tim bersama guru-guru mendalami permasalahan dengan berbagi pengalaman mengkaji beberapa materi yang esensinya bagaimana materi-materi tersebut bisa dilakukan dikembangkan tidak hanya copy paste tetapi betul-betul membuat produk sendiri yang berhubungan dengan KTSP dan mengarah SKM. Luar biasa sambutannya teman-teman guru disana ternyata dia bilang 2 hari tidak cukup mengingat keterbatasan tim memutuskan persoalan-persoalan yang belum tercover didalam IHT akan ditindak lanjuti melalui email.

Guru-guru peserta IHT

Selesai kegiatan IHT kami diajak jalan-jalan wisata keliling kota Nunukan dengan Bapak Drs. Syaharuddin (Kepala Sekolah), dan 2 teman guru Drs. Maripada dan Ibu Hj. Asmah Gani, S.H. mengunjungi berbagai obyek wisata dan mengenal lebih dekat dengan berbagai makanan. Diantaranya berkunjung ke kantor dinas Bupati Nunukan, ke pelabuhan Tunon Taka Nunukan, lokasi para TKI yang dideportasi dari Malaysia tepatnya di Mambunut Kalurahan Nukukan Selatan. Dengan melihat potensi yang ada bisa jadi Kabupaten Nunukan bisa kayak BATAM ke 2 jika infrastrukturnya dibangun.

Foto Bersama di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan

Lokasi deportasi

Kantor Dinas Bupati

Terakhir, terima kasih teman-teman Guru SMA/MA yang ada di Kabupaten Nunukan yang mau dan mampu belajar bersama dengan Tim KTSP/SKM SMA Negeri 7 Yogyakarta. Jadikanlah ini sebuah pembelajaran yang contektual dan faktual. Kata pepatah mengatakan orang pinter adalah orang yang telah memperoleh sebuah informasi terdepan (paling dulu membaca) dan tidak pernah pantang menyerah.

4 tanggapan

  1. teguh dh — 10 January 2008 pukul 21:29 WIB

    perjalanan yang melelahkan biasanya memang bikin perut lapar pak..tapi pengalaman jajan di juanda, memang bikin kapok..makan soto dan es jeruk 2 orang bisa habis 100 ribu!!

  2. chris masono rahardjo — 21 May 2008 pukul 12:31 WIB

    kami dari SKM sma 1 singkarak kab. solok rasanya pingin juga ikut menikmati jalan2 ke jogya. gimana caranya

  3. diah — 16 June 2008 pukul 15:16 WIB

    Pak Ban,
    Bisa bantu kami ke Bekasi menyusun rencana kurikulum SKM

  4. riza padli — 17 August 2008 pukul 15:25 WIB

    saya guru sman2 teluk kuantan, ingin mengetahui perangkat pembelajaran fisika yang di gunakan sekolah bapak. mohon kirimkan ya pak..

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: