Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

TIM TIK Seveners Kongko-Kongko Bersama Budi Putra

Wednesday Kliwon, 2 April 2008 — Seveners

Disela-sela kesibukan Budi Putra memberi workshop tentang blog kepada mahasiswa di Yogyakarta beliau sempat kongko-kongko bersama TIM TIK seveners (Redy, Thomas, Yan Arief, Lala, Torek) dan blogger (VetaMandra, Oktolaban, dan Tikabanget dkk) Yogyakarta (tepatnya tanggal 31 Maret 2008) malem sasaran pertama yang kita kunjungi mbakmi Mantup (koki Pak Setyawan) dengan menikmati menu makanan nasi goreng sayur, magelangan, puyunghai, mbakmi goreng dan godog. Banyak hal yang bisa kita petik dalam diskusi dengan bang Budi Putra ditempat kang Mantup diantaranya tentang blogging dengan suasana santai kurang lebih 2 jam (jam 19.00 sampai dengan jam 21.00) bersama TIM TIK seveners ternyata orangnya santai bayangan saya tipikal dia susah diajak bicara ternyata salah duga bicara banyak malah saya lebih banyak sebagai pendengar setia.

Makan bakmi di Mantup bareng Budi Putra

Makan bakmi di Mantup bareng Budi Putra

Pose sebelum menyantap bakmi

Sasaran kedua yang menjadi obyek kongko-kongko adalah tempat angkringan Lik Min dengan menu minuman teh poci gula batu, nasi brongkos, nasi lodeh dengan cakar bacem disini hadir dua pasukan yang pertama dari TIM TIK seveners dan kedua pasukannya Tika cs blogger jogja bergabung dengan pentolan yang membangun jaringan blog yang dinamakan Asia Blogging Network (ABN). Ditambah lagi peserta Veta Mandra dan Okto Silaban. Disini diskusi lebih seru tentang posisi dan kontribusi blogger di Indonesia terhadap penyebaran ilmu pengetahuan dengan media informasi untuk mencerdaskan anak bangsa yang berbasis IT. Tidak hanya diskusi tentang blooger saja tetapi nyasar ke jurnalistiik, novel, sejarah tanmalaka pokoke komplit plit susah digambarkan tentunya tidak ngesampingkan persoalan dan dinamika pendidikan di Indonesia. Ternyata ngobrol diangkringan asyik banget banyak ilmu yang saya peroleh dari bang Budi Putra sampai jam 3 malem terus meluncur bersama-sama ke Hotel Safir.

Ngangkring teh poci di angkringan Lek Min

Ngangkring teh poci di angkringan Lek Min

Dari hasil diskusi yang saya tidak habis mengerti adalah sudah memiliki pekerjaan yang mapan di Tempo sebagai wartawan ditinggalkan beralih dan menekuni sebagai blogger sejati ternyata blogger bisa jadi sebuah profesi ya, padahal di pendidikan formal tidak ada mata pelajaran atau mata kuliah tentang blog. Ternyata peluang pekerjaan dengan memanfaatkan internet sebagai media komunikasi untuk publik sebagai alternatif dari media cetak bisa untuk hidup. Saya cari rumusnya gak ketemu mungkin jawabannya bulan mei 2008 beliaunya akan ke Jogja lagi. Makasih bang Budi atas obrolan diangkringan menambah cakrawala saya sebagai pendidik tentang dunia IT. Semoga saya tidak lari dari blogger.

10 tanggapan

  1. veta — 24 April 2008 pukul 10:00 WIB

    yang saya salut, adalah kompaknya alumni sma 7, masih mau nyengkuyung almamaternya. hebat!!

  2. -tikabanget- — 29 April 2008 pukul 13:28 WIB

    huks.
    poto sayah manaa…

  3. sriwijayati — 1 May 2008 pukul 10:37 WIB

    Wah, asyik sekali Pak! Memang bagus santai di bakmi Mantub, bisa untuk refresing.Tapi kalau sering bisa tambah gemuk lo pak!

  4. sriwijayati — 1 May 2008 pukul 10:40 WIB

    OK sekali akting bapak

  5. sriwijayati — 1 May 2008 pukul 10:50 WIB

    OK sekali akting bapak. Setiap pekerjaan apabila ditekuni pasti sukses.

  6. Partimah — 6 May 2008 pukul 14:57 WIB

    Nikmatnya makan bersama teman-teman, memang asyiiiik dan menyenangkan. Saya jadi kepingin karena banyak menu yang lezaaaat. Salam buat keluarga.

  7. Musa — 7 May 2008 pukul 21:02 WIB

    Pak, saya kok ngga’ di ajak?

  8. mugiyatmi — 15 May 2008 pukul 20:03 WIB

    wah, untuk menjawab pertanyaan Bapak dengan Bapak Budi Putra pada bulan Mei ini bisa dilanjutkan di tempat Mbah Mo (bakmi Code, Bantul)
    akan lebih mengasyikan lagi, karena itu dekat rumah saya, Pak! nanti akan saya buatkan kopi segar agar tidak ngantuk sampai pagi hari. Dan saya kagum atas pembuatan web Bapak yang sangat bagus ini. Semoga banyak orang yang berkunjung ke web Bapak.

  9. mugiyatmi — 19 May 2008 pukul 19:28 WIB

    wah, saya jadi teringat waktu di Bali. Ingin rasanya ke sana lagi, gantian dong, Pak!

  10. Dalduri Budiprasetya, M — 12 November 2008 pukul 7:39 WIB

    asem ki, mbok dari dulu seluruh dosen kayak penjenengan, rak nanti mahasiswane nggak gaptek2 banget, palagi yang rambutnya sudah mulai 2 warna kayak saya.
    Selamat ya, nampaknya keluarga anda bahagia. Cukup 2 anak, pak? Nggak nambah? semoga Sakinah, ma wadah wa rahmah.
    sekali lagi Selamat, god bless you. Bravo UPY!

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: