Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

SMAN 7 Yk ikut Seminar Nasional TIK

Monday Pon, 18 August 2008 — Lain-lain

SMA Negeri 7 Yogyakarta ikut Seminar Nasional TIK untuk meningkatkan mutu belajar dan pembelajaran yang diadakan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Departemen Pendidikan Nasional telah menyusun rencana pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam upaya untuk meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan; meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan: serta menguatkan tata pamong. Perencanaan tersebut dirumuskan ke dalam Rencana Strategis Depdiknas Tahun 2005-2009 pada butir (e), yang menyatakan bahwa pembangunan sistem manajemen pendidikan di setiap tingkat pemerintah dan proses pembelajaran pada satuan pendidikan, didukung oleh teknologi informasi dan komunikasi yang tepat dan optimal. Selain itu juga tercermin pada Keputusan Mendiknas Nomor 50/P/2007 tanggal 18 Juni 2007 tentang pembentukan Tim TIK Pendidikan nasional yang berisi rumusan kebijakan umum dan arahan strategis pembangunan pendidikan nasional melalaui pendayagunaan TIK, serta melakukan pengkajian untuk menetapkan langkah-langkah penyelesaian masalah strategis yang timbul dalam rangka pengembangan TIK di bidang pendidikan nasional.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15-16 Agustus 2008, bertempat di Casarua Indah Mountain Resort Jl. Raya Puncak No 20 Cisarua Bogor Telp,: 0251-253064 dan sebagai peserta seminar ini terdiri dari pakar TIK, pengambil kebijakan dan pengguna akhir dalam pengembangan TIK untuk pembelajaran yaitu; 1) Unsur Departemen Pendidikan Nasional; 2) Unsur Departemen Komunikasi dan Informatika; 3) Unsur praktisi TIK pendidikan; 4) Unsur pengambil kebijakan serta unsur guru.


Pengkajian Staf Ahli Mendiknas Bidang Mutu Pendidikan tentang pemetaan TIK yang dilakukan pada tahun 2007, menunjukkan bahwa beberapa sekolah, termasuk sekolah non unggulan yang berlokasi di kota kecamatan, telah melaksanakan proses belajar dan membelajarkan dengan memanfaatkan TIK. Sebaliknya, ada sejumlah sekolah di kota besar yang baru berusaha mengenalkan TIK dengan segala kemampuannya kepada peserta didik. Kajian tersebut belum mengungkapkan metode pengembangan TIK di sekolah agar dapat meningkatkan mutu proses belajar dan membelajarkan di dalam kelas.

Kajian ini dilanjutkan dan diperluas pada tahun 2008 dengan mengambil tema “Pengembangan TIK untuk Meningkatkan Mutu Belajar dan Pembelajaran” di 14 Provinsi pada 48 satuan pendidikan. Tujuan pengkajian tahun 2008 ini adalah untuk mengeksplorasi profil satuan pendidikan dengan pengintegrasian TIK, dan memperoleh alternatif kebijakan dalam pengintegrasian TIK tersebut unuk pembelajaran.

TIK yang telah dilakukan di sekolah meliputi; lingkungan belajar yang kondusif, pemanfaatan dan pengembangan sumber belajar, proses pembelajaran, dan produk pem,belaaran berbasis TIK, yang telah dilakukan di setiap satuan pendidikan. Hasil temuannya akan menjadi masukan kebijakan.

Lingkungan belajar yang kondusif meliputi kersediaan berbagai kebijakan dan sumber daya yang mendukung pemanfaatan TIK dalam pembelajaran seperti; jaringan internet, listrik, guru, tenaga pendukung, perangkat keras media pembelajaran dan lain-lain. Pemanfaatan dan pengembangan sumber belajar untuk mendukung pembelajara berbasis TIK meliputi kemampuan guru dalam pengembangan bahan ajar, berbagai upaya peningkatan kemampuan SDM dalam pengembangan sumber belajar; adanya kolegial dalam pengembangan TIK dan lain-lain. Proses pembelajaran berbasis TIK menekankan pada interaksi pembelajaran; kegiatan pembelajaran; dan latar kegiatan pembelajaran. Produk pembelajaran berbasis TIK adalah dampak terhadap efektivitas, efisiensi dan kemenarikan proses pembelajaran, serta produk yang dihasilkan dalam pembelajaran berbasis TIK tersebut.
Untuk lebih memantapkan hasil kajian dalam mengambil simpulan, implikasi dan rekomendasi untuk mengambil kebijakan selanjutnya; maka diperlukan suatu seminar yang melibatkan berbagai usnur yang terlibat dalam kegiatan pengembangan TIK dalam pembelajaran. Hasil seminar ini akan ditindaklanjuti dalam penyusunan laporan akhir kajian.

Maksud dan tujuan seminar ini adalah merupakan bagian dari kegiatan pengkajian “Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Mutu Belajar dan Pembelajaran” dalam bentuk seminar ilmiah yang dihadiri para praktisi, pengembil kebijakan dan pengguna akhir di dalam pengembangan TIK, pada proses pembelajaran.

Nara sumber dalam seminar ini adalah ; 1) Dr. Onno W Purbo dengan topik masalah Penciptaan lingkungan belajar berbasis TIK yang kondusif, 2) Romi Satria Wahono dengan topik Pengembangan bahan ajar berbasis TIK, 3) Ir. Lilik Gani, Ph.D. dengan topik Strategi pengembangan pembelajaran berbasis TIK sedangkan yang terakhir 4) Ir. Herry Abdul Aziz, M.Eng (Kasubdit Infrastruktur Depdiknas) dengan topik Kebijakan pengembangan TIK untuk pendidikan.

Peserta seminar; 1) Dra. Hj. Dewi Masitah Kepala SMAN 1 Pare Kediri, 2) Drs. Maryana, MM. Kepala SMAN 8 Yogyakarta, 3) Drs. Dwi Tjahjono Widajat, M.Si. Kepala SMAN 1 Kepanjen Malang 4) H Abdillah Elsi Kabid Pendidikan Pondok Pesantren Tremas 5) Siti Anifah, S.Pd. Wakasek SMPN 3 Kutoarjo 6) Drs. Agus Sujito Dinas Pendidikan Kota Magelang 7) Drs. Susila Wardaya Guru SMAN 1 Magelang 8) Sudinono Setiawan, S.Kom Guru SMAN 1 Gresik 9) Idrus Winarso Guru SMAN 1 Pacitan 10) I Ketut Sunaryanta, S.Pd. Guru SMPN 4 Jembrana 11) Drs. Bandono, MM. Guru Pembimbing SMAN 7 Yogyakarta 12) Agustina Sukarta Guru SMAN 67 Jakarta 13) Dra. Sri Sudaryanti, M.Si. Guru SMAN 5 Bogor 14) Drs. Choirul Imdat, M.Ed. Guru SMAN 3 Semarang 15) Siti Umayah, S.Pd. Guru SMAN 1 Pamulang Tangerang 16) Anis Maryati, S.Pd. Guru SMAN 1 Sragen 17) Cholis Mahmudah, SPd. Guru SMA Bhakti Ponorogo 18) Murti Kusuma W, M.Si. Tim Pengkaji Depdiknas, 19) Dr. Laksmi Nurharini Tim Pengkaji Depdiknas, 20) Ir. Darma Rusjdi, M.Kom Tim Pengkaji Depdiknas, 21) Harijanty Fitry, S.Si.. Tim Pengkaji Depdiknas, 22) Julius Kwartolo, S.Pd.. Tim Pengkaji Depdiknas, 23) Yudhantoro Bayu W, S.Kom. M.Si.. Tim Pengkaji Depdiknas, 24) Ir. Hadi Sutopo. M.Si.. Tim Pengkaji Depdiknas, 25) Anton hadi Utomo, ST. Tim Pengkaji Depdiknas,

Peserta seminar dibagi menjadi 3 kelompok yang mempunyai tugas menganasis berbagai persoalan yang berhubungan dengan proses pembelajaran . Kelompok pertama yang terdiri dan kepala sekolah dan dinas pendidikan membahas topik lingkungan belajar yang mendukung pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Kelompok kedua yang pesertanya mayaoritas guru membahas dengan topik; pengembangan input dan sumber belajar TIK, dan kelompok ketiga yang terdiri dari guru dan praktisi membahas toipik proses dan produk pembelajaran dalam lingkungan TIK.

2 tanggapan

  1. Rogantina Tambunan — 5 December 2008 pukul 12:33 WIB

    Program yang sangat bagus, memperkenalkan teknologi informasi dan komunikasi bagi siswa-siswa di bangku sekolah melalui seminar-seminar. Dengan demikian mereka akan mengerti kecanggihan dan kemajuan secara global yang tentunya akan membantu belajar tentang dunia melalui sumber-sumber belajar selain buku dan guru.

  2. Fauziyah — 12 February 2009 pukul 12:17 WIB

    Pembelajaran berbasis tik,sangat baik jika dtunjang dg sarpras yg memadai.

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: