Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

Kantin Kejujuran SMA N 7 Yogyakarta

Wednesday Pahing, 10 December 2008 — Seveners

Pada hari Selasa legi tepatnya dihalaman kampus SMA Negeri 7 Yogyakarta Bertepatan dengan hari antikorupsi sedunia tanggal 9 Desember 2008, Walikota Yogyakarta Herry Zudianto meresmikan Kantin Kejujuran, Persemian ini juga dihadiri oleh Ketua Kejaksaan Negeri Loeke Larasati SH,MM dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta Arief Noor Hartanto SIP.Diawali dengan Laporan oleh Kepala Sekolah Drs. Mawardi mengenai pelaksanaan kantin kejujuran yang bermodal 250 ribu dengan bekerja sama dengan pengurus OSIS dan PK mencoba menanamkan nilai kejujuran kepada anak-anak dengan menyediakan menu makanan dengan konsep membeli makanan dengan membayar sesuai dengan barang yang dibeli dan memasukkan uang pada tempat yang sudah dan disediakan.



Herry menyinggung pembelaajran mata pelalajaran agama yang sekarang ini diajarkan di sekolah perlu dievalusi pelaksanaan dan implentasinya. Karena menurut Walikota pelajaran agama sekarang ini hanya bersifat kognitif yakni hanya mengandalkan hafalan untuk keperluan ujian belaka, dan tidak dipaksa menjadi nilai-nilai yang harus diamalkan. Akibatnya, nilai-nilai kejujuran tidak tertanam secara mendalam sejak dini. Menurut Walikota antara nilai dan sistem harus berjalan beriringan.Apabila ada ketimpangan salah satunya maka akan terjadi ketimpangan juga.

Walikota berharap pendirian Kantin kejujuran di SMA. Negeri 07 Yogyakarta akan menjadi wahana pembelajaran nilai dan sistem bagi anak didik. Antara nilai dan sistem ini harus dibangun secara bersama.“Jika nilai sudah dibangun maka sistempun akan terbangun dengan sendirinya. Karena sistem ini akan menjaga nilai-nilai, Berkenaan dengan permodalan Walikota menawarkan untuk memberikan pinjaman modal kepada pengelola kantin kejujuran. Namun modal usaha ini statusnya hanyalah sebuah pinjaman bukan hibah dan harus dikembalikan sesuai kesepakatan bersama. Apakah mau dikembalikan perminggu, perhari atau perbulan haruslah disepakati bersama. Dan harus ada komitmen bersama yang harus ditaati. Ini juga merupakan bagian dari latihan kejujuran.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kejaksaan Negeri Loeke Saraswati,SH.MM mengatakan bahwa kasus korupsi dewasa ini merupakan suatu pelangaran hukum yang bukan lagi biasa tetapi luar biasa dan telah meluas secara sistemik. Dirinya mengakui sampai dengan saat ini korupsi sangat sulit diberantas. Berkaitan dengan upaya pencegahan tindak pidana korupsi, Loeke mengatakan ada dua hal yang harus dilakukan antara lain dengan melakukan tindakan represif dan preventif. Dijelaskan tindakan preventif bisa dilakukan melalui sarana edukatif, antara lain sosialisasi kepada masyarakat maupun pelajar dengan membuka kantin kejujuran yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kejujuran dan moral yang baik kepada generasi muda. Sehingga generasi muda mempunyai sikap tegas untuk menentang segala bentuk korupsi. Loeke berharap adanya kantin kejujuran ini dapat membentuk kesadaran para siswa untuk berperilaku jujur sebagai dasar dalam hidup bernegara dan bermasyarakat.
Selesai memberikan sambutan Ketua Kejaksaan Negeri Loeke Laraswati SH,MM memukul bende didampingi Walikota Yogyakarta, Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Kepala Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, para guru, dan siswa SMA. Negeri 7 Yogyakarta pertanda dimulainya pengoperasian Kantin Kejujuran. Sedang Walikota dan ketua DPRD Kota Yogyakarta dan ketua OSIS SMA.Negeri 7 Yogyakarta melakukan pemotongan buntal. Dilanjutkan pembelian makanan oleh Wali kota , Ketua DPRD , Kepala Dinas Pendidikan Ketua Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan Pejabat Sipil dan Militer serta para Kepala Sekolah SMA Negeri se kota Yogyakarta



Pada kesempatan itu pula, Walikota bersama, Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta dalam suasana hujan rintik dengan semangat membagikan stiker yang berisi himbauan anti korupsi kepada para pengendara kendaraan bermotor di Jl. MT. Haryono No 47 Yogyakarta tepatnya di depan gerbang menuju kampus SMA.Negeri 7 Yogyakarta.

17 tanggapan

  1. Lala — 12 December 2008 pukul 12:12 WIB

    Wah seru! Buka tiap hari ya pak Band? Ini cuma ada di SMA 7?

  2. Martini Sikumbang — 17 December 2008 pukul 15:14 WIB

    Semoga kantin kejujuran langkah awal untuk mendidik ,jujur pada diri sendiri dan jujur pada orang lain.

  3. upix — 19 December 2008 pukul 11:36 WIB

    Kantin kejujuran memang lagi trend demi memarakkan anti korupsi. Syukurlah kalau memang SMAN 7 juga begitu, berusaha menanamkan nilai-nilai kejujuran bagi siswa-siswinya. Sukses terus buat SMAN 7, buat Pak Bano… mau nambah momongan lagi ga? 🙂

  4. moh rosyidi — 20 December 2008 pukul 22:38 WIB

    kantin kejujuran perlu terus dijalankan. gerakan ini untuk mencerdaskan hati peserta didik. shg mereka mencapai sukses dalam mengejar cita2nya. smg diikuti sekolah lain. sukses buat sman7 yogya

  5. istiyanto — 31 December 2008 pukul 17:22 WIB

    Halo Pak … salam kenal, kok jarang nongol di Dinas Pendidikan DIY. Saya juga guru TIK …

  6. ziz — 20 January 2009 pukul 14:55 WIB

    assalamualaikum
    kejujuran merupakan hal yang sangat penting, dengan kejujuran dapat menekan angka korupsi di negara kita.
    sukses Smaven. Ridho Illahi semoga selalu menyertaimu..aamiin
    wassalam

  7. rina — 21 January 2009 pukul 9:27 WIB

    met kenal pak, saya sangat mendukung dengan kegiatan tersebut. Kebetulan saya dulu adalah alumni sma 7 angkatan 87 dan teman saya adi di kantin juga,namanya sajiman. Sekarang saya menjadi guru BK di Karawang. Pak boleh gak kita berbagi pengalaman. Trimakasih

  8. Kliwon Santosa — 22 January 2009 pukul 10:40 WIB

    Sangat salut dengan kreatifitas dan aktifitas segenap civitas akademika SMAN7. Bagaimana dengan hasil kantin kejujurannya? Apapun hasilnya kegiatan ini perlu diteruskan dan dikembangkan! Salut juga untuk Pak Bandono, Guru BP tapi jagoan TIK.

  9. Thole — 3 February 2009 pukul 12:08 WIB

    Kl di SMA 7 YK bisa jalan, saluuutttt….buangetz
    Soalnya di sekolahku SMA 3 Semarang, baaangggkrrrutttzzzz!
    Oh…jujur, mahal aammmaaaatz

  10. Imam Syatibi — 4 February 2009 pukul 9:22 WIB

    kantin semacam ini yang buat jenjang Sekolah Dasar udah ada apa belum ya, Pak? :mrgreen:

  11. Daliya(SMA 1 Balikpapan, Kaltim) — 10 February 2009 pukul 11:52 WIB

    wah nek jalan enak rek, mudahan sukses yoo…., biar gak ono arek korupsi.

  12. Moh. Isnaini Sadali — 16 February 2009 pukul 13:57 WIB

    Kemajuan SMA 7 semakin membanggakan…
    ikut suka cita atas kemajuan SMA 7

  13. Muhammad Hamid — 20 February 2009 pukul 17:38 WIB

    wah, numpang tenar ah… :mrgreen:

  14. wannefjambak — 23 March 2009 pukul 3:33 WIB

    Saya punya perangkat BK untuk SMP ;
    1. Program Tahunan, semesetran, bulanan dan harian.
    2. satuan layanan (satlan) Untuk kelas IX SMP
    kalau ada rekan-rekan Konselor sekolah yang berminat
    silakan kirimkan uang Rp.20.000,- saja sebagai uang silaturahmi
    ke rekening BRI cab. Sibolga Unit Barus
    No.5368-01-001232-53-2. a.n. Wannef, bahan akan kami kirim
    melalui e-mail Bapak/ Ibu . Beritau dulu melalui SMS ke ; 0813 6239 8884
    bahwa uang silaturahmi sudah dikirim. Mudah-mudahan Bapak dan ibu guru BK
    terbantu, dan tinggal mengedit disesuaikan dengan sekolahnya masing-masing.
    selamat memajukan BK di tempat tugasnya masing-masing.

  15. Sumidi — 23 March 2009 pukul 10:39 WIB

    Pak Bandono saya adalah mahasiswa UPY pokjar Bantul yang berusaha mengejar ketinggalan tehnologi informasi yang sangat pesat mohon bimbingan dari Bapak ,sementara ini saya mengajar di sd 2 padokan kasihan bantul yang saat ini sudah terkoneksi dengan jaringan internet bahkan sudah kami pasang hot spot

  16. Dwi Kartono — 17 April 2009 pukul 15:26 WIB

    Informasi, bagi rekan2 yang berminat menjadi Prajurit TNI/Polri, silahkan baca di http://www.pendaftarantnipolri.com

  17. tri suryani — 21 April 2009 pukul 19:54 WIB

    menurut saya diadakannya kantin kejujuran ini dapat melatih siswa/i nya untuk jujur dan perlunya menanamkan kejujuran sejak dini yang di mulai dari diri dan lingkungan sekitar anak.

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: