Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

Olimpiade Kebumian ke-4

Tuesday Pahing, 21 September 2010 — Lain-lain

Senin legi tanggal 20 September 2010 Kota Yogyakarta menjadi ajang pelaksanaan Olimpiade Ilmu Bumi Internasional ke-4 berlangsung sampai dengan tanggal 28 September 2010 dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta di Bangsal Kepatihan Yogyakarta yang diikuti tiga benua yang ikut serta 19 Negara diantaranya: AS, Filipina, India, Indonesia, Italia, Jepang, Kamboja, Korea, Kuwait, Maladewa, Nepal, Nigeria, Rumania, Rusia, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Ukraina. Di samping itu, ada juga satu negara observer, yakni Perancis.

hadir dalam acara tersebut adalah Direktur Pembinaan SMP Kemendiknas yang juga SC IESO, Dr. Didik Suhardi, IESO ini merupakan rangkaian kegiatan olimpiade bidang mata pelajaran bagi siswa sekolah menengah. Dengan acara ini diharapkan dapat mendorong siswa SMA agar lebih kompetitif mencapai prestasi terbaiknya. “Di samping itu, untuk memberikan kesempatan para siswa SMA untuk memperluas pengalamannya melalui pertukaran pengalaman dengan teman sebaya dari negara peserta olimpiade

Sementara itu, Mendiknas Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, D.E.A. dalam sambutan pembukaan yang dibacakan oleh Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas, Prof. Suyanto, Ph.D., menyambut baik diadakannya olimpiade internasional kebumian ini. Mendiknas berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran tentang konservasi alam yang merupakan masalah yang telah menjadi perhatian bagi para pemimpin dunia, politisi, dan akademisi. “Dengan kegiatan ini nantinya bisa menjadi terobosan ilmiah bagaimana menyelematkan alam kita dari perusakan.

Dalam olimpiade kebumian nantinya para peserta akan dihadapkan pada kegiatan tes tertulis dan terjun langsung di lapangan. “Untuk praktik lapangan diadakan di beberapa lokasi, seperti Kali Ngalang Gunung Kidul (bidang geologi), lapangan GSP UGM (bidang meteorologi), lapangan TNI AU Gading Gunung Kidul (pengamatan astronomi), dan Pantai Baron (bidang Oseanografi).

Di samping akan mengikuti kegiatan tes tertulis dan praktik, para peserta dan tim leader juga akan melakukan kunjungan wisata di beberapa tempat, antara lain, Museum Gunung Merapi, Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Pintar, Malioboro, dan menyaksikan pentas Ramayana.

KOntingen IESO Indonesia terdiri atas Ardy Ramadhan (SMAN 48 Jakarta), Asri Oktavioni (SMAN 8 Jakarta), Ega Gita Prasastia (SMAN 2 Purwokerto), Fajar Febiani Amanda (SMAN 1 Banjarnegara), I Wayan Punia Raharja (SMAN 1 Amlapura), Kamil Ismail (MAN Insan Cendekia Serpong Banten), Mikey (SMAN 1 Pekanbaru), dan Rio Priandri Nugroho ( SMAN 3 Yogyakarta). Mereka nantinya akan dibagi dalam dua tim, yakni Tim A dan Tim B.

Semoga mencapai prestasi dan bisa memberikan yang terbaik bagi MERAH PUTIH sebagai pejuang intelektual.

Belum ada tanggapan dari pembaca

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: