Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

Saturday Pahing, 31 August 2013 — Kegiatan

Komite SMA Negeri 7 Yogyakarta adakan workshop dari tanggal 30 sampai dengan 31 Agustus 2013 bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk memperdayakan Pengurus Komite Tetap dan Pengurus Tidak Tetap sebagai realisasi bentuk kepedulian Komite dalam membantu terlaksananya pendidikan yang unggul.

Kegiatan tersebut diadakan diruang pertemuan yang baru dilantai dua sisi barat gedung induk SMA Negeri 7 Yogyakarta yang dibuka secara resmi Drs. Rochmat, M.Pd. mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Dalam acara workshop hadir memberikan sambutan kepala SMA Negeri 7 Yogyakarta Ibu Dra. Reni Herawati, M.Pd.B.I menyambut baik kegiatan ini karena Bapak dan Ibu Pengurus dan anggota komiteĀ  baik yang tetap maupun yang tidak tetap bisa melihat secara langsung program-program yang telah dibuat dari pihak sekolah bersama komite untuk memberikan daya dukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran disekolah tercinta ini.

Sebagai Pembicara pertama Bapak Ir.Hadi Prabowo ketua komite SMA Negeri 7 Yogyakarta menyampaikan materi Peran dan Fungsi Komite Sekolah. beliau mengatakan bahwa komite sekolah memiliki peran yang sangat mendukung terlaksanakan proses pendidikan diantaranya memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan, memebrikan dukungan baik yang berwujud finansial pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, mengontrol dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan dan sebagai mediator antara Pemerintah dengan masyarakat di satuan pendidikan.

Pemateri kedua dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengangkat tema Kebijakan Pemerinta dalam Pendidikan disampaikan Bapak Drs. Rochmat, M.Pd. tentang wajib belajat 12 tahun, menyediakan jamaninan pendidikan, meningkatkan menajemen penyelenggaraan pendidikan berkualitas, emningkatkan mutu tenaga pendidik dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Pembicara terakhir bapak Amudiono dari SMA Negeri 7 Yogyakarta waka kurikulum tentang kesiapan pelaksanaan Kurikulum 2013 bahwa telah mencoba menginventgarisasi berbagai persoalan diantaranya tentang menganalisis ketersediaan sarana dan prasarana, analisis ketersediaan SDM dan kesiapan SDMnya, analisis pengelolaan sekolah dalam emndukung kurikulum 2013 dan analisis pencapaian SKL-SI proses penilaian dalam penerapan strategi pembelajaran.

Belum ada tanggapan dari pembaca

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: