Drs. Bandono, MM

Guru Pembimbing dan Koordinator TIK SMA Negeri 7 Yogyakarta

Workshop Administrasi Guru

Wednesday Kliwon, 15 July 2015 — Kegiatan

IMG_8035 Selama 2 hari, Senin dan selasa tanggal 13 sd 14 Juli 2015 guru-guru SMA Negeri 7 Yogyakarta mengikuti workshop Administrasi pembelajaran untuk Kurikulum 2006 (KTSP). Di Auditorium Seveners lantai 2 sisi barat yang dibuka secara resmi oleh Pengawas Pembina Drs. Bambang Supriyono, MM.,M.Pd. Beliau sangat berharap guru-guru di SMA Negeri 7 Yogyakarta dapat mempersipakan dan menyelesaikan administrasi pembelajarannya dengan baik sebelum pembelajaran dimulai tanggal 27 Juli 2015.

Mengapa administrasi pembelajaran begitu penting bagi guru? Sebuah pertanyaan yang terjawab dari kegiatan workshop ini. Guru diharapkan mampu merancang pembelajaran dalam bentuk tertulis sebelum melakukan praktik mengajar di kelas. Kelengkapan administrasi pembelajaran sangat penting disiapkan guru agar pembelajaran yang dilakukan menjadi menyenangkan, dan mengundang siswa untuk aktif di dalamnya. Guru dan siswa sama-sama belajar.

Sebagai sekolah yang ditunjuk dulunya menjadi sekolah Model ( SKM, PBKL dan PSB), tentu Tetap ingin menjadi sekolah yang terbaik dalam implementasinya Kurikulum 2006 (KTSP). Salah satu langkahnya adalah melengkapi administrasi pembelajaran yang dibutuhkan oleh para guru. Dengan begitu, guru SMA Negeri 7 Yoyakarta menjadi guru profesional yang memahami tugasnya sebagai seorang guru.

Tujuan workshop administrasi pembelajaran kurikulum 2006 (KTSP) adalah:
1. Meningkatkan kemampuan guru dalam penyusunan administrasi pembelajaran, khususnya Program Tahunan, semester, bulanan,
harian, rencana program pembelajaran (RPP) yang benar dan bahan ajar yang diperlukan
2. Meningkatkan kemampuan dan pemahaman guru dalam mengembangkan model pembelajaran
3. Meningkatkan kemampuan dan pemahaman guru dalam merancang dan melaksanakan LHB.
4. Tersusunnya Silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan bahan ajar yang diperlukan dikelas msing-masing yang
menjadi tanggung jawabnya sebagai pemangku mapel kelas

Sebagai target yang diharapkan adalah guru-guru bisa membantu kontribusi dalam pembuatan dokumen 2 kurikulum yang nantinya disyahkan oleh DIKPORA Daerah Istimewa Yogyakarta

Belum ada tanggapan dari pembaca

Silakan berkomentar melalui formulir berikut: